Khasiat Lumbricus rubellus ( Cacing Tanah )

Khasiat Lumbricus rubellus (cacing tanah) – bukan hal yang asing bagi masyarakat kita, terutama bagi masyarakat pedesaan. Namun hewan satu ini mempunyai potensi yang sangat menakjubkan bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia.

Khasiat <a href='http://fibril.co.id/tag/lumbricus-rubellus/' target='_self' rel='nofollow noopener noreferrer' title='Lumbricus rubellus' srcset=Lumbricus rubellus” width=”560″ height=”315″ />

Di RRC, Korea, Vietnam, dan banyak tempat lain di Asia Tenggara, cacing tanah terutama dari jenis Lumbricus sp, dijadikan sebagai obat sejak ribuan tahun yang lalu.

cacing tanah telah dicantumkan dalam “Ben Cao Gang Mu”, buku bahan obat standar (farmakope) pengobatan tradisional Cina.

Di Cina, cacing tanah akrab disebut ‘naga tanah’. Nama pasaran cacing tanah kering di kalangan pedagang obat-obatan tradisional Cina adalah ti lung kam.

Dalam dunia modern sekarang ini, senyawa aktif Lumbricus rubellus dibuat sebagai bahan obat. Bahkan, tak sedikit produk kosmetik yang memanfaatkan bahan aktif tersebut sebagai substrat pelembut kulit, pelembab wajah, dan antiinfeksi.

Sebagai produk herbal, banyak merek tonikum yang menggunakan ekstrak cacing tanah sebagai campuran bahan aktif.

Menurut Do Tat Loi dan Ba Hoang dari Vietnam, praktisi pengobatan konvensional & tradisional, telah membuktikan efektivitas cacing tanah untuk mengobati pasien-pasiennya yang mengidap strok, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis), kejang ayan (epilepsi), dan berbagai penyakit infeksi.

Khasiat Lumbricus rubellus sudah banyak digunakan sebagai obat paten untuk pengobatan alergi, radang usus, dan strok.

Memiliki mekanisme imunitas terhadap organisme patogen dengan cara menghasilkan hyalin, granular amoebocytes dan chloragocytes. 3 Hyaline dan granular amoebocytes mempunyai kemampuan dalam proses fagositosis, chloragocytes menghasilkan produk ekstraseluler yang bersifat sitotoksik dan antibakteri.

Baca Juga :  Cara Mencegah Tipes Secara Alami

Cacing tanah juga menghasilkan enzim lysosomal (lisozim) yang penting untuk melindungi dari serangan mikroba patogen.

Selain itu juga menghasilkan enzim fosfatase, glukoronidase, peroksidase dan beberapa enzim yang lain.

Sehubungan dengan adanya khasiat antibakteri yang terdapat di dalam tubuh cacing tanah (Lumbricus sp.) yang dapat membunuh bakteri, maka penting dilakukan penelitian tentang aktivitas antibakteri ekstrak cacing tanah (Lumbricus sp.) dalam menghambat pertumbuhan kuman patogen selain E.coli baik dari golongan bakteri gram positif maupun gram negatif.

Jenis ( gram positif ) Bakteri yang sering menyebabkan infeksi di Indonesia diantaranya adalah bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus beta hemoliticus.

Kuman gram negatif patogen diantaranya Salmonella typhi, Shigella lexneri dan Vibrio cholerae.

Kini untuk mendapatkan Kandungan Lumbricus rubellus akan lebih mudah karena telah dijual ekstrak dan dipasarkan secara nasional yaitu dalam Kapsul FIBRIL.

FIBRIL memiliki kandungan 250 mg Ekstrak Lumbricus rubellus yang dapat memberikan nutrisi untuk tubuh dan dapat mengatasi Demam Tifus (typoid) dengan membunuh penyebabnya dan juga menurunkan suhu badan akibat demam typoid.

Sumber : The Antibacterial Activity of Earthworm (Lumbricus sp) Extract against Several
Pathogen Bacteria Invitro (Lilis Suryani)

Lumbricus rubellus adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida, Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati.

Sistem pencernaan berjalan melalui panjang tubuhnya, Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya, memiliki sistem transportasi ganda terdiri dari cairan selom yang bergerak dalam selom yang berisi cairan dan sistem peredaran darah tertutup sederhana, Memiliki sistem saraf pusat dan perifer.

Sistem saraf pusat terdiri dari dua ganglia atas mulut, satu di kedua sisi, terhubung ke tali saraf berlari kembali sepanjang panjangnya ke neuron motor dan sel-sel sensorik di setiap segmen.

Baca Juga :  14 Gejala Penyakit Tipes Ringan yang Wajib Anda Tahu

Sejumlah besar kemoreseptor terkonsentrasi di dekat mulutnya, Otot melingkar dan longitudinal di pinggiran setiap segmen memungkinkan cacing untuk bergerak. Set yang sama otot garis usus, dan tindakan mereka memindahkan makanan mencerna menuju anus cacing.

Please rate this